diskominfotik@bimakab.go.id (0374) 123456

Sejarah Kabupaten Bima

Sejarah

Kabupaten Bima

merupakan perjalanan panjang dari masa pemerintahan tradisional para pemimpin lokal hingga menjadi daerah otonom modern di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Berikut adalah garis waktu sejarah Kabupaten

Bima

:

1. Masa Pra-Kerajaan (Era Ncuhi)

Sebelum terbentuknya kerajaan, wilayah Bima dipimpin oleh penguasa lokal yang disebut Ncuhi. Terdapat lima Ncuhi utama yang menguasai wilayah strategis:

https://bimakab.go.id +2

  • Ncuhi Dara: Memegang kekuasaan di wilayah Bima Tengah.

  • Ncuhi Parewa: Menguasai wilayah Bima Selatan.

  • Ncuhi Padolo: Menguasai wilayah Bima Barat.

  • Ncuhi Banggapupa: Menguasai wilayah Bima Utara.

  • Ncuhi Dorowani: Menguasai wilayah Bima Timur.

    https://bimakab.go.id +2

2. Era Kerajaan Hindu (Abad ke-11 – ke-16)

  • Pembentukan:

    Kerajaan Bima

    mulai terbentuk ketika Sang Bima, yang diyakini sebagai tokoh dari Jawa (terkait legenda Majapahit), berhasil mempersatukan para Ncuhi.

  • Kepemimpinan: Putra Sang Bima, Indra Zamrud, dinobatkan sebagai Raja Bima pertama. Nama "Bima" sendiri diambil dari nama sang perintis tersebut.

  • Hubungan Luar: Kerajaan ini tercatat dalam Kitab Negarakertagama (1365 M) sebagai wilayah yang memiliki pelabuhan besar dan menjalin hubungan dengan kerajaan di Jawa.

    YouTube +2

3. Era Kesultanan Islam (Mulai 1640 M)

  • Masuknya Islam: Agama Islam masuk secara masif pada awal abad ke-17. Raja ke-27, La Kai, memeluk Islam dan bergelar Sultan Abdul Kahir.

  • Hari Jadi: Penobatan Sultan Abdul Kahir pada 5 Juli 1640 M ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Bima yang diperingati setiap tahun.

  • Peninggalan: Bukti kejayaan era ini meliputi

    Istana Asi Mbojo

    dan

    Masjid Sultan Muhammad Salahuddin

    .

    Wikipedia +4

4. Masa Kolonial dan Modern

  • Zaman Belanda: Pada tahun 1905, Kerajaan Bima menjadi bagian dari administrasi Belanda sebagai Onderafdeeling.

  • Pemerintahan Swapraja: Setelah kemerdekaan, Bima sempat menjadi daerah Swapraja hingga tahun 1950-an.

  • Otonomi Daerah: Berdasarkan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2002, Kabupaten Bima dimekarkan menjadi dua wilayah, yaitu

    Kabupaten Bima

    dan

    Kota Bima

    . Ibu kota Kabupaten Bima kemudian dipindahkan dari Kota Bima ke

    Kecamatan Woha

    .

    https://bimakab.go.id +4

Anda bisa membaca profil lengkap wilayah ini melalui Website Resmi Pemerintah Kabupaten Bima untuk data administrasi terbaru.

Apakah Anda ingin mengetahui lebih detail mengenai silsilah Sultan-Sultan Bima atau daftar Peninggalan Arsitektur bersejarah di sana?